spinning.

Ocehan seorang anak yang hidup ditengah-tengah sebuah kulturtekno

About

with 6 comments

Teman-teman biasa memanggil saya Tata atau Sid. Saat ini saya sedang menjalani kuliah di Malaysia jurusan Information Technology. Hebatnya, di kampus saya, hanya sekitar 20 orang (termasuk saya) yang mengambil jurusan IT, cukup mengagetkan bila dibandingkan dengan Indonesia, dimana peminatnya berjubel. Preferensi agama saya itu tidak terpaku kepada satu agama saja, dalam hal ini saya memiliki perspektif yang lebih terbuka. Saya punya hobi membaca, dari majalah, novel, sampai buku self-help. Saya juga senang membicarakan masalah-masalah filosofi dan sejarah kontemporer. Dan yang terakhir, seperti halnya anak muda jaman sekarang, saya sangat menyenangi videogame.

Blog ingin saya jadikan sebagai tempat saya mencurahkan pikiran-pikiran saya dan juga berbagi informasi (kurang lebih berbau teknologi dan pop-culture) kepada para pembaca. Saya juga sangat tertarik apabila ada orang yang mau berdebat atau berdiskusi dengan saya🙂 .

Written by chromeragnarok

Oktober 2, 2006 pada 12:50 pm

6 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. bagaimana menurut Anda video game itu pada kembangan yang paling extrem untuk masa2 yang akan datang. sekarang saja gerakan2 halus sudah mampu tercipta dengan baik hampir real meski pixel2nya masih kentara. Apa visi v game kedepan… thanks [ini saya lontarkan pertanyaan sebab Anda ahlinya dan mengajak berdiskusi] thanks a lot…

    Haha, kalo kita lihat di jaman sekarang ini, para produsen videogame berusaha meningkatkan tingkat realisme, terutama didalam grafik. Semuanya serba dibuat photorealistic. Dalam beberapa waktu tahun kedepan (mungkin 10 tahun?), saya optimis bahwa grafik yang dihasilkan sudah benar-benar mendekati kenyataan.

    Setelah itu apa? Substansi dasar sebuah videogame adalah ‘permainan’, sehingga ketika videogame sudah mencapai tingkat teknis yang sangat tinggi, maka para produsen videogame akan memulai inovasi-inovasi dalam permainan itu sendiri. Uniknya, unsur permainan ini adalah sesuatu yang abstrak, bukan seperti kemampuan grafik yang bisa diukur dengan mata kita sendiri. Dan lagi sisi kreatif manusia itu hampir tidak ada batasnya, tidak seperti kemampuan grafik dimana kalau sudah bisa menciptakan visual yang sangat realistis, sudah ga bisa dibawa kemana-mana lagi.

    Di masa depan, hanya produsen-produsen yang cukup kreatif dan inovatif saja yang bisa bertahan. Contoh paling mudah ialah, Nintendo. Dua konsol mereka, Nintendo Wii dan Nintendo DS, keduanya kalah bila dibandingkan secara grafis (PSP vs NDS dan PS3-XBox360 vs Wii), tapi mereka memilik gameplay yang sangat inovatif, dan mudah dijangkau oleh semua golongan orang. XBox 360 dan PS3 berusaha menghasilkan grafis yang super-realistis, akan tetapi videogame itu harusnya tidak realistis, karena sekali lagi, substansi dasar videogame adalah ‘permainan’ yang pastinya tidak realistis. Maka Nintendo melakukan revolusi terhadap cara kita bermain game dengan motion-sensing controllernya. Hasilnya? Wii merupakan konsol videogame yang paling tinggi penjualannnya, dibanding XBox 360 dan PS3.

    Intinya, ketika teknikalitas videogame sudah mentok dimasa depan, maka kreativitas para pembikin game yang akan diuji.

    Yaa sekian opini saya hehe maap kepanjangan nih kayaknya. Cheers.

    kurt zainudin

    April 7, 2007 at 12:41 am

  2. salam kenaal… *salaman*
    makasih sudah mampir ke blog saya…
    ciaoo…🙂

    cK

    April 7, 2007 at 7:25 pm

  3. Suka game? coba kunjungi http://gambreng.net/ ya… hehehe… sekedar promosi
    Film… suka film? ato suka cerita? salam kenal, saya thomashanandry, trainer di salah satu tempat pendidikan di surabaya. Saya pribadi lebih suka menikmati cerita ketimbang film. Tetapi saya lebih suka membuat film. aneh ya? ehehehe…
    Btw film bergenre apa yang anda sukai?


    wah websitenya ngga bisa dbuka mas haha.. btw saya kalau nonton film sih banyak apa aja suka yang penting bagus. Film bagus terakhir yang saya tonton itu Children of Men. Kalo anda bilang Spiderman 3 itu jelek, berarti kita satu selera haha

    thomashanandry

    Juni 20, 2007 at 2:33 pm

  4. AssWrWb…
    Wah wah… debat sih ngga dulu deh. Saya mampir karena undangan Anda.
    Salam kenal….
    Heboh ya soal “perang Indon-Malingsia”?
    Wassalam,

    rumahkayubekas

    Oktober 26, 2007 at 8:00 am

  5. wuh Malaysia Keren
    Salam Kenal Mas
    ditungu balasan kunjungannya

    Muhammad Zulfikar

    Desember 20, 2007 at 2:17 pm

  6. mau ikutan lomba blog? (mohon disebarkan ke saudara2 di Malaysian, nuhun ah) cek aja di situsku… salam kenal🙂

    niteranger

    Oktober 5, 2008 at 5:37 pm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: